HUKUM MENCIUM TANGAN ORANG ALIM

 Hukum Mencium Tangan Orang Alim


Mencium tangan orang Alim karena kezuhudan, kesalehan, keilmuan, jasanya, atau karena latar belakang agama lainnya tidaklah makruh, bahkan disunnahkan (dianjurkan). 


‎ويندب تقبيل طفل ولو لغير شفقة ووجه میت لنحو صلاح 

ويد نحو عالم

‎وصالح وصديق وشريف لا لأجل غني ونحوه والقيام لهم كذلك وبحث

‎بعضهم وجوب ذلك في هذه الأزمنة ؛ لأن ترکه صار قطيعة


"Sunah mencium anak kecil meski karena selain tujuan mengasihi, sunah pula mencium wajahnya mayit karena kesalehannya, sunah pula mencium tangan orang alim, orang shaleh, kerabat, orang mulia, bukan karena

kekayaannya atau yang lain. 


Mencium tangan diartikan sebagai penghormatan kepada orang yang dicium, atas dasar ilmu dan kemuliaan yang Allah subhanahu wata’ala titipkan kepadanya. Karena itu, para sahabat dahulu terbiasa mencium tangan Rasulullah shallallahu a’laihi wasallam, sebagaimana diceritakan dalam hadis riwayat Usamah bin Syarik:   


قُمْنَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَبَّلْنَا يَدَهُ  

 “Kami menuju (bertemu)

 Nabi shallallahu a’laihi wasallam, lalu kami mencium tangan beliau” (Ibnu Hajar Al-Atsqalani, Fathul Bari, juz 11, h. 59).  


Cium tangan bagi sebagian besar kaum muslimin sudah menjadi suatu budaya. Tradisi cium tangan ini dijadikan sebagai wujud dari rasa kasih sayang dan penghormatan. Lalu bagaimana Islam memandang hal ini? berikut hadits yang berkaitan dengan cium tangan.


عن جابر أن عمر قام إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقبل يده


“Dari Jabir Radhiallahu anhu, bahwa Umar bergegas menuju Rasulullah ﷺ lalu mencium tangannya” (HR. Ahmad dan Ibnul Muqri dalam Taqbilu Al-Yad, Ibnu Hajar mengatakan, sanadnya Jayyid [1/18]).


عن صفوان بن عسال أن يهوديا قال لصاحبه: اذهب بنا إلى هذا النبي صلى الله عليه وسلم .قال: فقبلا يديه ورجليه وقالا: نشهد أنك نبي الله صلى الله عليه وسلم


“Dari Sofwan bin Assal, bahwa ada dua orang yahudi bertanya kepada Rasulallah ﷺ (tentang tujuh ayat yang pernah diturunkan kepada Musa Alaihi Salam), setelah dijawab mereka menicum tangan dan kaki Rasulullah ﷺ lalu mereka berkata, kami bersaksi bahwa engkau adalah nabi” (HR. Tirmdizi, beliau berkata, Hasan Shahih, Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan di dalam At-Talkhis sanadnya kuat 240/5).


عن أسامة بن شريك قال: قمنا إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقبلنا يده


“Dari Usamah bin Syarik, kami bertemu Rasulullah ﷺ lalu kami mencium tangannya” (HR. Ibnul Muqri dalam Taqbilul Yad, berkata Ibnu Hajar dalam Al-Fath sanad nya kuat).


SEMOGA BERMANFAAT

Perbanyak bersholawat 


اللّٰهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنِا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اٰلِ سَيِّدِنِا مُحَمَّدٍ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIOGRAFI ULAMA KHARISMATIK ACEH,ABU PAYA PASI

Kisah Yahudi Masuk Syuruga karena memuliakan hari Asyura