FADHILAH MALAM NISFU SYA'BAN
Hikayat ke tiga belas :
Fadilah malam nisfu Sya ’ban
Diceritakan pada suatu hari dalam perjalanannya Nabiyullah ‘ Isa Sallallahu
‘Alaihi wa sallam melihat sebuah gunung yang tinggi, kemudian beliau
bermaksud mendakinya . Tiba-tiba dilihatnya pada sebuah batu besar dipuncak gunung tersebut susu yang
sangat putih warnanya . Beliau berjlanmengelilinginnya dan terheran
heran melihat keindahannya. Kemudian Allahmemberikan wahyu kepadanya ,
“ Wahai ’ Isa ,senangkah
kamu apabila akujelaskan apa yang telah membuatmu ta ’jub itu? ”
Beliau menjawab , “Ya , saya menghendakinya Tuhanku ” .
Maka terbelahlah batu tersebut dan terlihatlah didalamnya seorang tua yang berambut putih sedeang mengerjakan
sholat .Ditangannya terdapat tongkat berwarna hijau , sedangkan diantara keduamatanya terdapat anggur . Ta'jublah Nabi ‘ Isa melihatahal tersebut kemudian
bertanya kepadanya , ”Wahai Pak tua apakah yang telah saya lihat ini? ” ,
lelaki itu menjawab , ” Iniadalah rizkiku setiap hari “
.Nabi Isa bertanya lagi , ”
Berapa lamakah Anda beribadah kepada Allah disini? ” Lelaki itumenjawab , ” Selama empat ratus tahun . ” Kemudian Nabi Isa Sallallahu alaihi wa
sallam bertanya kepada Allah , Ya Tuhanku ,aku tidak mengatakan bahwa Engkautelah menciptakan makhluk
yang lebih mulia darinya , berilah wahyu kepadaku! ” Kemudian Allah
memberi wahyu kepada beliau bahwa Umat MuhammadSallallahu alaihi wa
salam yang mendapatkan
bulan Sya ’ban dan mengerjakan shalat sunnah pada malam nisfu sya ’ban
(Malam tanggal lima belas)
adalahlebih mulia dalm pandangan
Allah dibandingkan beribadah seperti lelaki tersebut selama empat ratus
tahun . Kemudian Nabi Isa berkata , Andai sajatermasuk umat Muhammad Sallalluhu alihi wa salam .
Komentar
Posting Komentar